Uncategorized

Kospi Cemaskan Outlook Kebijakan Fed & Cina (13-11-2013)

Kospi Cemaskan Outlook Kebijakan Fed & Cina

Kospi melemah seiring merebaknya kekhawatiran atas pengurangan stimulus moneter Fed dan kekecewaan atas hasil pertemuan parlemen Cina. Presiden Fed of Atlanta, Dennis Lockhart, masih melihat kemungkinan pengurangan stimulus moneter pada pertemuan 17-18 Desember mendatang.

Presiden Fed of Dallas, Richard Fisher, mengatakan program stimulus tidak dapat berlangsung selamanya. Stimulus Fed merupakan salah satu penopang rally bursa saham global sehingga potensi pengurangan stimulus dapat berarti berkurangnya potensi rally saham.

Investor juga kecewa dengan minimnya rincian kebijakan yang dihasilkan dari pertemuan parlemen Cina. Pasar sempat berharap bahwa Beijing akan umumkan kebijakan reformasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi terbesar No.2 di dunia tersebut.

Namun, Beijing hanya utarakan akan meningkatkan peran pasar dalam strategi ekonomi nasional. “Pasar akan memainkan peran lebih dalam alokasi sumber daya. Namun, pemerintah masih akan tetap menjadi pemain dominan di perekonomian,” tulis hasil pertemuan parlemen Cina. Kospi futures kini diperdagangkan 261.40; menjauhi level tinggi harian 262.95.

 

Sterling Terpukul Oleh Perlambatan Inflasi

Sterling terperosok ke posisi terendah 2-bulan terhadap Dollar AS pasca data inflasi yang lebih lemah dari perkiraan meredam ekspektasi kenaikan suku bunga Inggris. Inflasi harga konsumen Inggris tumbuh pada laju tahunan 2,2% di bulan Oktober, yang jauh lebih lambat dari ekspektasi 2,5%.

Namun Sterling berpotensi untuk kembali menguat jika Laporan Inflasi BoE pada hari Rabu memberikan pandangan yang lebih optimis tentang tingkat pengangguran, sebuah faktor yang menjadi bahan pertimbangan bank sentral sebelum menaikkan suku bunga.

“Antisipasi pasar terhadap Laporan Inflasi kuartalan BoE kemungkinan agak terlalu banyak,” kata Derek Halpenny, kepala riset pasar global pada Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ. “Dan data inflasi hari ini (Selasa) nampaknya telah memaksa mereka untuk mengurangi sebagian posisi.”

 

Emas Kian Memudar Atas Prospek Tapering The Fed

Emas berjangka merosot pada hari Selasa seiring munculnya komentar terbaru dari pejabat Federal Reserve yang mengisyaratkan bahwa bank sentral mungkin akan memutuskan untuk tapering pembelian obligasi secepatnya pada bulan bulan depan.

Investor emas sedang berjuang dengan melihat laporan  kerja yang secara mengejutkan hasilnya kuat pada pekan lalu, yang mana itu mungkin mendukung pengurangan stimulus the Fed lebih cepat bukannya menunda sampai tahun depan. Dan mungkin juga yang menjadi penggerak utama untuk harga emas pada pekan ini adalah testimoni kongres dari Janet Yellen, calon ketua Fed selanjutnya.

“Emas masih belum pulih dari laporan kerja pekan lalu, dan testimoni Yellen pada pekan ini mungkin akan menjadi katalis selanjutnya untuk emas,” kata Jason Rotman, presiden di Lido Isle Advisors.” Jika dia sangat dovish, emas dapat berbalik lebih tinggi.”

Sementara analis dari Bank Standard, Walter de Wet tidak mengharapkan tren penurunan untuk emas berubah dalam beberapa hari kedepan.

“Kami perkirakan emas masih di bawah tekanan” menjelang testimoni Yellen kepada U.S Senate Banking Committee pada pekan ini, katanya dalam sebuah catatan.”Pasar mungkin akan fokus pada bagaimana perkembang terakhir dalam ekonomi AS yang telah mengubah pandangannya pada pembelian aset oleh the Fed.”

 


Technical Analysis (13-11-2013)

Kospi Cemaskan Outlook Kebijakan Fed & Cina

Kospi melemah seiring merebaknya kekhawatiran atas pengurangan stimulus moneter Fed dan kekecewaan atas hasil pertemuan parlemen Cina. Presiden Fed of Atlanta, Dennis Lockhart, masih melihat kemungkinan pengurangan stimulus moneter pada pertemuan 17-18 Desember mendatang.

Resistance : 263.05 264.05 266.80 High / Low : 262.90 / 261.20

Support : 260.65 259.85 258.40 Running Price : 260.18

Comment : Untuk intraday trade hari ini suggest Sell dilevel 263.00 stop loss dilevel 263.35 target dilevel 261.00.


Sterling Terpukul Oleh Perlambatan Inflasi

Sterling terperosok ke posisi terendah 2-bulan terhadap Dollar AS pasca data inflasi yang lebih lemah dari perkiraan meredam ekspektasi kenaikan suku bunga Inggris. Inflasi harga konsumen Inggris tumbuh pada laju tahunan 2,2% di bulan Oktober, yang jauh lebih lambat dari ekspektasi 2,5%.

Resistance : 1.5903 1.5945 1.6058 High / Low : 1.5905 / 1.5882

Support : 1.5851 1.5772 1.5713 Running Price : 1.5890

Comment : Untuk intraday trade hari ini suggest Sell dilevel 1.5900 stop loss dilevel 1.5931 target dilevel 1.5790.

 

Emas Kian Memudar Atas Prospek Tapering The Fed

Emas berjangka merosot pada hari Selasa seiring munculnya komentar terbaru dari pejabat Federal Reserve yang mengisyaratkan bahwa bank sentral mungkin akan memutuskan untuk tapering pembelian obligasi secepatnya pada bulan bulan depan.

Resistance : 1270.35 1276.20 1284.55 High / Low : 1268.10 / 1265.60

Support : 1259.70 1251.00 1236.35 Running Price : 1271.25

Comment : Untuk intraday trade hari ini suggest Sell dilevel 1270.00 stop loss dilevel 1275.00 target dilevel 1254.00.

 

 


Emas Melemah, Dipicu Taruhan Tapering The Fed Akan Di Percepat (12-11-2013)

Emas Melemah, Dipicu Taruhan Tapering The Fed Akan Di Percepat

gold03_225_130Emas menyentuh level terendah dalam 3 ½ pekan pada hari Senin kemarin setelah lonjakan yang mengejutkan pada pertumbuhan kerja AS yang menghidupkan kembali spekulasi bahwa Federal Reserve dapat segera memulai pengurangan stimulus, spekulasi tersebut meredam daya tarik emas.

Bank sentral AS dapat memulai pengurangan program pembelian obligasi bulanan yang sebesar $85 milyar secepatnya pada bulan depan, kata para analis. Untuk beberapa analis lainnya, bahkan, perkirakan pengurangan akan di mulai pada tahun depan.

Berakhirnya program pelonggaran kuantitatif the Fed di perkirakan akan melukai aset seperti emas, yang telah di topang oleh likuiditas bank sentral dan suku bunga rendah.

Harga emas pada hari Senin kemarin sempat menyentuh level terendah sejak 17 Oktober di $1.278.94/onz pada awal perdagangan, setelah melemah sekitar 1.5 persen pada sesi sebelumnya, yang merupakan penurunan satu hari terbesar dalam sebulan.

“Indeks dollar masih bertahan cukup kuat, dan dengan mempertimbangkan berkurangnya ketertarikan pada emas fisik atau turun dengan siginifikan permintaan investor ke dekat level terendah, maka hanya sangat sedikit kenaikan harga emas di pasar,” kata Andery Kryuchenkov, analis di VTB Capital.” Emas masih di perdagangkan dengan melihat data ekonomi makro dan terhadap greenbanck.”

Ketidakpastian masih membayangi atas kapan the Fed akan mulai kendalikan pelonggaran kuantitatif, dia menambahkan bahwa “ penyataan dari FOMC telah cukup mengingatkan atau bahkan cukup dovish, namun data terus mempertanyakan sikap akomodatif Fed saat ini, para pembuat kebijakan mampu untuk menunggu sedikit lebih lama, namun tekanan terus tumbuh.”

Dollar sedikit mereda terhadap serangkaian mata uang, namun masih dekat level tertinggi dua bulan pada hari Jumat, setelah laporan kerja AS yang menunjukkan perusahaan menambahkan 204.000 pekerja baru di bulan Oktober, laporan tersebut lampaui perkiraan.

Laporan tersebut membantu hidupkan kembali kecemasan tentang pengurangan stimulus the Fed secepatnya. Perkiraan tersebut telah mendorong emas turun lebih dari 20 persen pada tahun ini.

 

 

Indeks Nikkei Naik, Kembali Keatas 14000 Poin

nikkei04_225_130Bursa saham Jepang untuk perdagangan hari Senin kemarin ditutup mengalami kenaikan. Saham-saham berbasis eksportir pada hari Senin kemarin terdorong naik setelah pergerakan nilai tukar yen terhadap dollar AS. Saat ini mata uang Jepang tersebut berada pada posisi 99,07 per dollar AS. Naiknya performa dollar tidak terlepas dari turunan mengenai dampak peningkatan data penyerapan tenaga kerja sektor swasta AS untuk bulan Oktober lalu.

Indeks Nikkei ditutup naik 1% menjadi 14220,43 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami kenaikan sebesar 195 poin menjamdi 14290 basis poin dengan level support sebesar 14137 poin dan level resistant sebesar 14423 poin. Indeks Topix naik 0,6% menjadi 1183,3 basis poin.

Saham-saham yang mengalami kenaikan diantaranya ialah saham Canon Inc naik 0,49% menjadi 3100 yen, saham Casio Computer naik 3,85% menjadi 944 yen, saham Hitachi naik 1,33% menjadi 688 yen dan saham Hino Motors naik 1,83% menjadi 1339 yen.

Analis memprediksi bahwa bursa saham Jepang untuk perdagangan hari Selasa ini diperkirakan akan masih berpeluang mengalami kenaikan kembali meski tidak terlalu signifikan mengingat hari Senin kemarin bursa saham AS dilaporkan akan mengalami libur perdagangan guna memperingati Hari Veteran Perang.

 

 

Aussie Mengabaikan Data Output China

audDollar Australia merosot ke posisi terendah 6-minggu versus Greenback pada hari Senin kemarin seiring meningkatnya intensitas perdebatan tentang kapan Federal Reserve akan memulai tapering, yang menggerus permintaan untuk mata uang ber-yield lebih tinggi.

Tanda-tanda terbaru pertumbuhan ekonomi China, mitra dagang terbesar Australia, juga tidak banyak membantu kinerja Aussie. Output industri China dilaporkan tumbuh 10,3% pada bulan Oktober dari tahun sebelumnya, yang melampaui ekspektasi kenaikan 10% dari para ekonom.

“Satu data ekonomi yang solid kemungkinan sudah cukup untuk mendorong Fed memulai pengurangan program stimulusnya pada pertemuan 17-18 Desember mendatang,” kata analis National Australia Bank Ltd., Peter Jolly. “Tapering Fed yang lebih awal akan memicu penguatan Dollar AS secara luas, dan sebaliknya menekan Aussie untuk turun lebih lanjut.”

 

 


Technical Analysis (12-11-2013)

Emas Melemah, Dipicu Taruhan Tapering The Fed Akan Di Percepat

Emas menyentuh level terendah dalam 3 ½ pekan pada hari Senin kemarin setelah lonjakan yang mengejutkan pada pertumbuhan kerja AS yang menghidupkan kembali spekulasi bahwa Federal Reserve dapat segera memulai pengurangan stimulus, spekulasi tersebut meredam daya tarik emas.

Resistance : 1283.50 1288.70 1296.10 1303.20 High / Low : 1282.60 / 1281.00

Support : 1269.00 1259.70 1251.00 Running Price : 1282.55

Comment : Untuk intraday trade hari ini suggest Sell dilevel 1282.00 stop loss dilevel 1285.50 target dilevel 1272.00.

 

Indeks Nikkei Naik, Kembali Keatas 14000 Poin

Bursa saham Jepang untuk perdagangan hari Senin kemarin ditutup mengalami kenaikan. Saham-saham berbasis eksportir pada hari Senin kemarin terdorong naik setelah pergerakan nilai tukar yen terhadap dollar AS. Saat ini mata uang Jepang tersebut berada pada posisi 99,07 per dollar AS. Naiknya performa dollar tidak terlepas dari turunan mengenai dampak peningkatan data penyerapan tenaga kerja sektor swasta AS untuk bulan Oktober lalu.

Resistance : 14335 14415 14585 High / Low : 14320 / 14290

Support : 14120 13935 13825 Running Price : 14288

Comment : Untuk intraday trade hari ini suggest Sell dilevel 14330 stop loss dilevel 14370 target dilevel 14180.

 

Aussie Mengabaikan Data Output China

Dollar Australia merosot ke posisi terendah 6-minggu versus Greenback pada hari Senin kemarin seiring meningkatnya intensitas perdebatan tentang kapan Federal Reserve akan memulai tapering, yang menggerus permintaan untuk mata uang ber-yield lebih tinggi.

Resistance : 0.9389 0.9427 0.9590 High / Low : 0.9367 / 0.9335

Support : 0.9317 0.9281 0.9222 Running Price : 0.9362

Comment : Untuk intraday trade hari ini suggest Sell on uptick dilevel 0.9382 stop loss dilevel 0.9407 target dilevel 0.9292.

 

 


Euro Turun Lagi Terhadap Dollar AS (11-11-2013)

us_dollarsEuro pada perdagangan minggu kemarin secara umum terpantau menunjukkan tren melemah cukup tajam terhadap Dollar AS. Perdagangan pasangan mata uang EUR/USD ini setelah dibuka pada kisaran 1.3482 di awal minggu perdagangan telah turun sekitar -117.9 pips atau sekitar -0.87 % dan ditutup pada kisaran 1.33644.

Analis \mengemukakan bahwa melemahnya mata uang Euro pada minggu kemarin terkait dengan laporan bahwa Standard and Poors menurunkan peringkat utang Perancis dari AA+ ke AA. Hal menyebabakan pasar bereaksi cukup negatif pada pergerakan forex di pasar spot.

Adapun pada perdagangan pada minggu ini ( 11 -16 November), range normal perdagangan EUR/USD mingguan diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.3257 lalu kemudian di 1.3151. Sedangkan level resistance pada kisaran 1.3509 kemudian pada 1.3653.

Pergerakan pasangan mata uang ini diperkirakan akan dipengaruhi oleh beberapa rilis data ekonomi yang diantaranya adalah : Industrial Production m/m, Flash GDP q/q dan Eurogroup Meetings.

 

Indeks Kospi Berakhir Melemah Lagi, Turun Dibawah 2000 Poin

KospiBursa saham Korea Selatan untuk perdagangan hari Jum’at lalu tercatat mengalami penurunan kembali dan akhirnya merosot kebawah level 2000 basis poin. Tren bearish masih berlanjut akibat adanya aksi jual saham yang dilakukan oleh para investor ditengah adanya aksi tunggu para investor jelang rilisnya data tingkat pengangguran Amerika Serikat untuk bulan Oktober lalu yang akan diumumkan malam ini.

Disamping itu, pelemahan hari ini juga disebabkan oleh adanya kekhawatiran pasar mengenai kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) yang kemarin menurunkan tingkat suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 0,25%. Kebijakan tersebut terlalu beresiko bagi ekonomi Eropa yang sebelumnya mulai bergerak stabil.

Indeks Kospi ditutup turun 0,96% menjadi 1984,87 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami pelemahan 2,58 poin menjadi 260,53 basis poin dengan level support sebesar 259,12 poin dan level resistant 264,32 poin.

Analis memprediksi bahwa pergerakan bursa saham Korea Selatan untuk perdagangan diawal pekan ini diperkirakan akan masih berpeluang mengalami pelemahan kembali. Apalagi dari sisi teknikal mayoritas indikator teknikal masih bergerak melemah seperti RSI dan BB.

 

Non-Farm Payrolls Tekan Emas, Anjlok 2,2% Dalam Sepekan

gold03_225_130Emas anjlok ke level terendah tiga pekan, ditutup dibawah $1.300 per ons, akibat data non-farm payrolls AS naik lebih tinggi dari prediksi pada bulan Oktober, mieingkatkan spekulasi Federal Reserve akan mengurangi stimulus moneter pada akhir tahun ini.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan perekonomian AS menambah sebanyak 204.000 tenaga kerja pada bulan Oktober, mengikuti revisi naik pada bulan September menjadi 163.000, lebih banyak dari estimasi sebelumnya. Para ekonom sebelumnya memperkirakan ekonomi AS akan menciptakan 125.000 pekerjaan pada bulan Oktober.

Emas anjlok 2,2% selama satu pekan yang berakhir 8 November, dan telah anjlok hampir 24% sepanjang tahun ini, dan menuju penurunan tahunan untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir akibat hilangnya kepercayaan investor terhadap emas sebagai lindung nilai setelah terlihat perbaikan kondisi perekonomian akan mendorong Federal Reserve untuk mengurangi pembelian obligasi senilai $85 miliar per bulan.

Emas pada hari Jumat ditutup pada level $1.286,55 per troy ons, dengan level tertinggi harian $1.313,75 dan terendah $1.281,50.

 


Technical Analysis (11-11-2013)

Euro Turun Lagi Terhadap Dollar AS

Euro pada perdagangan minggu kemarin secara umum terpantau menunjukkan tren melemah cukup tajam terhadap Dollar AS. Perdagangan pasangan mata uang EUR/USD ini setelah dibuka pada kisaran 1.3482 di awal minggu perdagangan telah turun sekitar -117.9 pips atau sekitar -0.87 % dan ditutup pada kisaran 1.33644.

Resistance : 1.3387 1.3426 1.3482 High / Low : 1.3361 / 1.3344

Support : 1.3324 1.3252 1.3221 Running Price : 1.3345

Comment : Untuk intraday trade hari ini suggest Sell dilevel 1.3380 stop loss dilevel 1.3411 target dilevel 1.3245.

 

Indeks Kospi Berakhir Melemah Lagi, Turun Dibawah 2000 Poin

Bursa saham Korea Selatan untuk perdagangan hari Jum’at lalu tercatat mengalami penurunan kembali dan akhirnya merosot kebawah level 2000 basis poin. Tren bearish masih berlanjut akibat adanya aksi jual saham yang dilakukan oleh para investor ditengah adanya aksi tunggu para investor jelang rilisnya data tingkat pengangguran Amerika Serikat untuk bulan Oktober lalu yang akan diumumkan malam ini.

Resistance : 263.20 265.00 266.80 Prev. High / Low : 262.90 / 261.20

Support : 261.10 259.85 257.35 Closed Price : 261.30

Comment : Untuk intraday trade hari ini suggest Sell on uptick dilevel 263.10 stop loss dilevel 263.50 target dilevel 260.50.

 

 

Non-Farm Payrolls Tekan Emas, Anjlok 2,2% Dalam Sepekan

Emas anjlok ke level terendah tiga pekan, ditutup dibawah $1.300 per ons, akibat data non-farm payrolls AS naik lebih tinggi dari prediksi pada bulan Oktober, mieingkatkan spekulasi Federal Reserve akan mengurangi stimulus moneter pada akhir tahun ini.

Resistance : 1296.10 1303.20 1313.50 High / Low : 1286.70 / 1286.10

Support : 1272.35 1259.70 1251.00 Running Price : 1286.60

Comment : Untuk intraday trade hari ini suggest Sell dilevel 1295.80 stop loss dilevel 1301.00 target dilevel 1278.00.


Bursa HK Ditutup Rendah di Perdagangan Tipis ; Lenovo Memimpin (08-11-2013)

nikkei04_225_130Bursa saham Hong Kong ditutup melemah pada hari Kamis Kemarin dengan investor berhati-hati menjelang Pleno Ketiga pembuat kebijakan Partai Komunis akhir pekan ini.

Index Blue chip Hang Seng turun 155,91 poin , atau 0,7 %, menjadi 22.881,03 setelah diperdagangkan antara 22.819,65 dan 23.023,73 sepanjang sesi.

Volume masih tipis di HK $ 45.61 milyar ( US $ 5.89 milyar) dibandingkan HK $ 51.56 milyar pada hari Rabu lalu .

Sidang pleno menyatukan kepemimpinan politik baru Cina dan diharapkan untuk memberikan peta jalan untuk kebijakan ekonomi dalam dekade mendatang .

Kehati-hatian investor menjelang pertemuan adalah hasil dari meningkatnya harapan reformasi akan melibatkan deregulasi , menurut Erwin Sanft yang mengepalai strategi ekuitas Hong Kong dan China untuk Standard Chartered.

Deregulasi akan baik bagi perekonomian China umumnya tapi menimbulkan tantangan bagi perusahaan-perusahaan milik negara yang mengandalkan perlindungan peraturan untuk margin keuntungan yang tinggi, katanya.

Pembuat komputer pribadi Lenovo memimpin setelah perusahaan melaporkan lompatan 36 % pada laba kuartalan lebih baik dari perkiraan – mengirimkan sahamnya naik 2,1 % . Lenovo awal tahun ini melampaui Hewlett- Packard Co sebagai pembuat PC terbesar di dunia .

Jumat ini akan merilis data perdagangan dari China. Investor akan mengamati tanda-tanda stabilisasi lanjutan di ekonomi terbesar kedua di dunia. Stabilisasi yang mempertanyakan bulan lalu dengan penurunan mengejutkan dalam ekspor.

 

 

Euro stabil paska data produksi

forex_06_225_130Pada perdagangan valuta asing di hari Kamis kemarin, mata uang euro telah diperdagangkan stabil terhadap sekeranjang mata uang utama paska data produksi Jerman yang mendukung permintaan euro.

Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Eropa, pasangan EUR/USD telah menyentuh di level 1.3529, yang kemudian di konsolidasikan naik 0.01% di level 1.3514. Pasangan cenderung menembus level support di level 1.3466, dan level resistant di level 1.3570.

Sebuah data yang dirilis pada hari Kamis(7/11) menunjukan bahwa hasil produksi Jerman turun dari yang diperkirakan di bulan September. Produksi industri Jerman turun pada penyesuaian musiman sebesar 0.9% di bulan September

Sementara itu, BoE mengatakan bahwa pihaknya mempertahankan suku bunga acuan sebesar 0,50%, dalam sebuah harapan langkah luas. Bank juga mengatakan hal itu untuk menjaga stok pembelian aset yang dibiayai oleh bank sentral sebesar 375 miliar pounds.

Pada perdagangan valuta asing lainnya di hari Kamis kemarin euro telah diperdagangkan sedikit berubah terhadap yen, dengan pasangan EUR/JPY menguat 0.04% di level 133.36. sementara itu, EUR/GBP melemah 0.03% di level 0.8402.

 

 

Emas Naik karena Kejutan Pemotongan Tingkat Bunga ECB

gold03_225_130Harga emas diperdagangkan lebih tinggi secara moderat dalam sekejab setelah gerakan yang mengejutkan dari European Central Bank yang memangkas tingkat suku bunga kuncinya pada hari Kamis kemarin. Namun, keuntungan di emas dengan cepat memudar dan tekanan jual yang baru muncul karena indeks dolar AS melesat lebih tinggi dengan tajam karena berita ECB tersebut, sementara mata uang Euro terjatuh.

Lalu dengan cepat setelah berita pemotongan suku bunga dari ECB, data GDP AS menunjukkan angka yang lebih kuat dari yang diperkirakan sebelumnya, memberikan dolar AS dorongan tambahan dan menekan lebih jauh harga emas dan perak.

Emas Comex Desember terakhir turun $14.50 dan berada pada $1,303.30 per ons.

Emas Spot terakhir di kutip turun $13.60 dan berada pada $1304.50.

Perak Comex Desember terakhir di perdagangkan turun $0.243 dan berada pada $21.525 per ons.

Pertemuan kebijakan moneter bulanan ECB yang begitu diantisipasikan pada hari Kamis memperlihatkan bank sentral memotong tingkat pinjaman kuncinya sebesar 0.25% menjadi 0.25%. Sementara ada pertumbuhan kepercayaan bahwa ECB akan pada suatu titik akan memotong tingkat suku bunganya dan melanjutkan dengan kebijakan moneter yang longgar, sebagian besar analis dan ekonom yang di polling percaya ECB tidak akan membuat suatu gerakan kebijakan pada hari Kamis.

GDP AS pada kuartal ketiga datang dengan angka yang mengejutkan sebesar 2.8% pertumbuha setahun. Hal ini diatas perkiraan rata-rata secara signifikan sebesar 2.5% sebagaimana yang bisa dilihat dalam laporan-laporan. Laporan ini dengan cepat membuat tekanan jual ke pasar emas dan perak dan menyetir indeks dolar AS ke tingka harga yang jauh lebih tinggi.

 

 


Technical Analysis (08-11-2013)

Bursa HK Ditutup Rendah di Perdagangan Tipis ; Lenovo Memimpin

Bursa saham Hong Kong ditutup melemah pada hari Kamis Kemarin dengan investor berhati-hati menjelang Pleno Ketiga pembuat kebijakan Partai Komunis akhir pekan ini.

Resistance    :  22965  23083  23160                 Prev. High / Low    : 23102 / 22768

Support        :  22725  22615  22485                 Closed Price          : 22851

Comment    : Untuk intraday trade hari ini suggest Sell dilevel 22955 stop loss dilevel 23010 target dilevel 22750.

 

Euro stabil paska data produksi

Pada perdagangan valuta asing di hari Kamis kemarin, mata uang euro telah diperdagangkan stabil terhadap sekeranjang mata uang utama paska data produksi Jerman yang mendukung permintaan euro.

Resistance : 1.3472 1.3546 1.3606 1.3645 High / Low : 1.3423 / 1.3404

Support : 1.3383 1.3322 1.3252 1.3221 Running Price : 1.3407

Comment : Untuk intraday trade hari ini suggest Sell dilevel 1.3458 stop loss dilevel 1.3491 target dilevel 1.3335.

 

Emas Naik karena Kejutan Pemotongan Tingkat Bunga ECB

Harga emas diperdagangkan lebih tinggi secara moderat dalam sekejab setelah gerakan yang mengejutkan dari European Central Bank yang memangkas tingkat suku bunga kuncinya pada hari Kamis kemarin. Namun, keuntungan di emas dengan cepat memudar dan tekanan jual yang baru muncul karena indeks dolar AS melesat lebih tinggi dengan tajam karena berita ECB tersebut, sementara mata uang Euro terjatuh.

Resistance    :  1322.10  1338.40  1361.40            High / Low         : 1309.50 / 1307.20

Support        :  1296.10  1288.40  1273.70            Running Price     : 1309.45

Comment     : Untuk intraday trade hari ini suggest Buy dilevel 1299.50 stop loss dilevel 1294.00 target dilevel 1318.00.

 


Kospi Tidak Terkesan Dengan Fed (31-10-2013)

Kospi melemah setelah publikasi minutes FOMC menunjukan adanya potensi Federal Reserve dapat mulai kurangi pemberian stimulusnya dalam beberapa bulan mendatang. Bank sentral AS melihat adanya sinyal kuatnya kondisi perekonomian meski kebijakan fiskal menjadi penghambat.
Namun, hilangnya “pernyataan ketatnya kondisi keuangan yang dapat memperlambat perbaikan ekonomi” dari pernyataan FOMC telah memicu ekspektasi bahwa Fed dapat mengurangi stimulus lebih cepat dari ekspektasi pasar. Citigroup utarakan kemungkinan tapering Fed di Januari kini naik menjadi 45% dari 25% sebelum hasil FOMC dirilis. Stimulus Fed merupakan salah satu penopang rally bursa saham global sehingga adanya resiko pengurangan pemberian stimulus juga berarti berkurangnya potensi rally saham lebih lanjut.
Investor juga waspada menanti serangkaian data manufaktur global besok yang dapat berikan petunjuk akan kesehatan perekonomian dunia. Dari sisi korporasi, Hyundai Mipo Dockyard utarakan telah menangkan kontrak senilai 327 miliar won untuk membangun 10 kapal transportasi petrokimia di Timur Tengah. Kospi futures turun 0,53% di awal sesi Asia dan kini diperdagangkan di level 271.55.

 

Euro Mengabaikan GDP Spanyol
Euro berbalik melemah versus Dollar AS pada hari Rabu kemarin setelah Federal Reserve mengatakan jika mereka melihat perbaikan ekonomi mulai berkelanjutan, sembari mempertahankan program stimulus tidak berubah.
Sebelumnya Euro sempat terapresiasi ketika lonjakan data sentimen zona Euro bulan Oktober mampu mengimbangi kenaikan mengejutkan angka pengangguran di Jerman. Sentimen terhadap Euro juga terbantu oleh keberhasilan Spanyol mengakhiri resesi 2-tahun pada kuartal ke-3, yang mendukung proyeksi PM Mariano Rajoy bahwa ekspor akan memulihkan ekonomi terbesar ke-4 di blok Euro.
GDP Spanyol tumbuh 0,1% pada kuartal ke-3 setelah tergelincir 0,1% pada kuartal sebelumnya, menurut laporan National Statistic Institute di Madrid. Hasil tersebut sejalan dengan estimasi Bank of Spain pada bulan Oktober.
Ekspor menjadi satu-satunya faktor pendorong pertumbuhan yang tersisa di Spanyol setelah Rajoy memberlakukan pemotongan anggaran terbesar sepanjang sejarah, di tengah tingkat pengangguran yang mencapai 26%. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk komitmen PM Spanyol untuk menstabilkan beban hutang pemerintah sebelum akhir masa jabatannya pada tahun 2015. Rasio hutang Spanyol tercatat telah membengkak lebih dari 2 kali lipat sejak negeri matador ini mulai memerangi resesi pada tahun 2008.

 

Emas Rebound Akibat Kenaikan Inflasi AS
Harga emas spot untuk perdagangan malam hari Rabu kemarin tercatat mengalami kenaikan. Emas mengalami rebound dan kembali melanjutkan tren positif setelah mengalami kenaikan permintaan jangka pendek. Pasar kembali memburu logam mulia setelah munculnya laporan bahwa tingkat inflasi Amerika Serikat untuk bulan September lalu mengalami kenaikan sebesar 0,1% menjadi 0,2%.
Saat ini harga emas mengalami kenaikan 0,2% menjadi 1384,13 dollar per troy ons dengan level support sebesar 1332 dollar per troy ons dan level resistant sebesar 1364 dollar per troy ons.
Kondisi mixed justru terjadi pada komoditi logam selain emas seperti perak yang naik 2,38% menjadi 22,99 dollar per troy ons, platinum turun 1% menjadi 1444,8 dollar per troy ons dan palladium meningkat 0,38% menjadi 749,9 dollar per troy ons.
Menurut analisa, harga emas akan berpeluang melanjutkan kenaikan. Indikator teknikal RSI saat ini kembali rebound ke posisi 62 dan tidak menutup kemungkinan mendorong posisi bursa diatas level 1360 dollar per troy ons untuk malam hari Rabu kemarin.

 

 

 


Technical Analysis (31-10-2013)

Kospi Tidak Terkesan Dengan Fed
Kospi melemah setelah publikasi minutes FOMC menunjukan adanya potensi Federal Reserve dapat mulai kurangi pemberian stimulusnya dalam beberapa bulan mendatang. Bank sentral AS melihat adanya sinyal kuatnya kondisi perekonomian meski kebijakan fiskal menjadi penghambat.
Resistance    : 272.90  273.90  275.15                    High / Low        : 272.05 / 271.10
Support        : 270.90  269.25  265.80                    Running Price    : 271.30
Comment    : Untuk intraday trade hari ini suggest Buy dilevel 269.50 stop and reversal saat break dibawah level 269.25 target dilevel 272.00 dan target reversal dilevel 267.00.

Euro Mengabaikan GDP Spanyol
Euro berbalik melemah versus Dollar AS pada hari Rabu kemarin setelah Federal Reserve mengatakan jika mereka melihat perbaikan ekonomi mulai berkelanjutan, sembari mempertahankan program stimulus tidak berubah.
Resistance    :  1.3772  1.3888  1.3968               High / Low          : 1.3735 / 1.3718
Support        :  1.3686  1.3650  1.3560               Running Price      : 1.3733
Comment     : Untuk intraday trade hari ini suggest Buy dilevel 1.3692 stop loss dilevel 1.3663 target dilevel 1.3770atau Sell dilevel 1.3785 stop loss dilevel 1.3817 target dilevel 1.3680.

Emas Rebound Akibat Kenaikan Inflasi AS
Harga emas spot untuk perdagangan malam hari Rabu kemarin tercatat mengalami kenaikan. Emas mengalami rebound dan kembali melanjutkan tren positif setelah mengalami kenaikan permintaan jangka pendek. Pasar kembali memburu logam mulia setelah munculnya laporan bahwa tingkat inflasi Amerika Serikat untuk bulan September lalu mengalami kenaikan sebesar 0,1% menjadi 0,2%.
Resistance    :  1350.20  1361.40  1374.60            High / Low         : 1342.80 / 1337.80
Support        :  1326.40  1310.10  1302.90            Running Price     : 1338.80
Comment     : Untuk intraday trade hari ini suggest Buy dilevel 1328.50 stop loss dilevel 1322.50 target dilevel 1350.00atau Sell dilevel 1349.50 stop loss dilevel 1355.00 target dilevel 1329.00.